W E L C O M E

S E L A M A T D A T A N G


Setiap tulisan disini adalah dari ilham saya sendiri. my languange are campur-campur. but then, in adalah untuk suka-suka saja.

my another world.

hopefully, you're enjoying these ^^






Friday, November 29, 2013

pelangi 5

[5]
“Aisyah najwa.” Aisyah berpaling. Kelihatan seorang lelaki sedang menghampirinya.
“aisyah najwa.” Ulang lelaki itu.
“Aktaf hakimi.”
“you remembered me.” Senyuman ditarik.
“memori saya masih kuat.”
“apa yang awak buat kat sini?”
“tak nampak my uniform?” ujar Aisyah. Aktaf meneliti uniform putih berline purple yang tersarung di badan Aisyah. She works here.
“awak?”
“my sons need immunization.”
“your sons?”
“yeah.” Mata aisyah terpaku melihat stroller dihadapannya. Ada 2 orang bayi sedang lena tidur.
“congrate for having these cute twins.”
“thanks. so, saya pun nampak awak ada cute little girl here.” Aktaf memandang si kecil yang sedang memimpin erat tangan Aisyah. Comel bertocang dua dan berbaju pink. Dibahunya tergalas sebuah beg Barbie.
“my daughter.”
“she looks older to me. I mean, 3 years maybe?”
“5 next year.”
“oh.” aktaf terfikir sesuatu.
“wait. She’s 4?” Aisyah mengangguk. Kepalanya dapat menangkap nada suara Aktaf.
“how come? We just separated last 2 years?” tak mungkin Aisyah Najwa mempunyai anak perempuan sebesar ini sedangkan baru saja 2 tahun mereka berpisah.
“she’s my daughter.”
“what do you mean?”
“your anak haram?” ulang Aktaf. terpaku Aisyah mendengar kata-kata itu meniti keluar dari bibir Aktaf.
“watch out for your words.”
“tak sangka. Sebaik you pun ada anak haram.” Sinisnya kata-kata itu!
“umi..” tangan kecil itu semakin kuat menggengam tangannya. Aktaf melampau. Aisyah mendukung sikecil kemudian didekatkan dengan dadanya. Tangannya menutup telinga sikecil.
“you’re hurting her.”
Terus ditinggalkan Aktaf terpinga-pinga keseorangan di koridor itu.
No one can hurt this little girl. No one.

No comments:

Post a Comment